Sedikit Seputar Bahasa Indonesia



           Bahasa Indonesia merupakan bahasa nasional yang berasal dari pertumbuhan dan perkembangan bahasa melayu. Ada 4 faktor yang menyebabkan bahasa Melayu diangkat menjadi bahasa Indonesia yaitu :
1.    Bahasa melayu sudah merupakan lingua franca di Indonesia, bahasa perhubungan dan bahasa perdangangan.
2.    Sistem bahasa Melayu sederhana, mudah dielajari karena dalam bahasa melayu tidak dikenal tingkatan bahasa (bahasa kasar dan bahasa halus).  
3.    Suku jawa, suku sunda dan suku suku yang lainnya dengan sukarela menerima bahasa Melayu menjadi bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional
4.    Bahasa melayu mempunyai kesanggupan untuk dipakai sebagai bahasa kebudayaan dalam arti yang luas.
Secara Yuridis Bahasa Indonesia diakui pada tanggal 18 Agustus 1945 atau setelah kemerdekaan Indonesia.
Kedudukan bahasa Indonesia ada dua, yaitu:
1.      Sebagai bahasa nasional (persatuan) 
2.      Sebagai bahasa negara (resmi)
Kedudukan bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional tercantum dalam butir ketiga Sumpah Pemuda, yaitu “menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia”, yang tercetus pada tanggal 28 oktober 1928. Dan, kedudukan bahasa Indonesia sebagai bahasa negar tercantum dalam Undang-undang Dasar1945, Bab XV, Pasal 36 yang menyatakan bahwa “bahasa negara ialah bahasa Indonesia”.
Bahasa Indonesia mempunyai banyak fungsi
v  Dalam kedudukannya sebagai bahasa nasional, bahasa Indonesia berfungsi sebagai:
1.      Lambang kebangaan nasional
2.      Lambang identitas nasional
3.      Alat yang memungkinkan penyatuan berbagai suku bangsa dengan latar belakangsosial budaya dan bahasanya masing-masingke dalam kesatuan kebanggan Indonesia, dan 
4.      Alat perhubungan antardaerah dan antarbudaya
v  Dalam kedudukannya sebagai bahasa negara, bahasa Indonesia berfungsi sebagai:
1.      Bahasa resmi kenegaraan
2.      Bahasa pengantar didalam pendidikan
3.      Alat penghubung pada tingkat nasional untuk kepentingan perencanaan dan pelaksanaan pembangunan nasiuonal serta kepentingan pemerintah, dan
4.      Alat pembangauna kebudayaan, ilmu pengetahuan, dan teknologi.
Ragam baku dan tidak baku tulis Bahasa Indonesia
v  Ciri - ciri ragam tulis:
·         Bahasa yang digunakan adalah bahasa resmi, bukan bahasa pergaulan.
·         Sifatnya formal dan objektif.
·         Nadanya tidsk emosional.
·         Keindahan bahasanya tetap diperhatikan.
·         Kemubaziran dihindari.
·         Isinya lengkap, bayan, ringkas, meyakinkan, dan tepat. 
v  Kriteria ragam bahasa tulis:
·         Jelas (berkaitan dengan unsur-unsur gramatikal, seperti subjek, predikat, dan objek atau keterangan).
·         Tegas (bertalian dengan interpretasi, tidak rancu).
·         Tepat (bertalian dengan pilihan kata atau istilah).
·         Lugas (tidak bermajas dan tidak berpanjang – panjang).
Ragam lisan Bahasa Indonesia
v  Ciri-ciri ragam lisan:
a.       Memerlukan orang kedua/teman bicara;
b.      Tergantung situasi, kondisi, ruang & waktu;
c.       Tidak harus memperhatikan unsur gramatikal, hanya perlu intonasi serta bahasa tubuh.
d.      Berlangsung cepat;
e.       Sering dapat berlangsung tanpa alat bantu;
f.       Kesalahan dapat langsung dikoreksi;\
g.      Dapat dibantu dengan gerak tubuh dan mimik wajah serta intonasi.



0 komentar:

Copyright © 2013 Blog Omahan